Tampilkan postingan dengan label GEREJA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GEREJA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Oktober 2016

KENANGAN MISIONARIS OSA DI WILAYAH MAYBRAT & SEJARAH MASUK NYA INJIL DI KAB.MAYBRAT KAMPUNG AYAWASI

Foto: (Generasi Muda Harapan Gereja)
KENANGAN MISIONARIS OSA DI WILAYAH MAYBRAT & SEJARAH MASUK NYA INJIL DI KAB.MAYBRAT KAMPUNG AYAWASI.

Menurut buku petunjuk Gereja tahun 2001 paroki st.yoseph Ayawasi (selanjutnya disebut paroki ) mulai berdiri tahun 1956 dengan jumlah umat 5. 009.Sebelum berdiri sendiri, paroki ini bergabung paroki st.Agustinus Manokwari.

Namun sejarah paroki sebenarnya sudah di mulai sejak tanggal 4 April 1953 ketika untuk pertama kalinya pater Jorna, OFM mempermandikan 56 0rang Tabamsare (Daerah karon) dengan wali Baptisnya Guru Jamblean (asal Maluku Tenggara ). 

Di Tabamsarelah mulai cikal bakal berkembang nya warta Gembira di Ayawasi mulai dari pegunungan Tambrauw merabah sampai ke wilayah maybrat Mare,Aifat dan Aifat Timur ). Selama lima tahun pertama ( tahun 1953 - 1957) wilayah ini di layani oleh para pastor dari ordo santo fransiskan (OFM ).

Misionaris OSA yang untuk pertama kalinya masuk ke wilayah paroki ini pater Kees Van Beurden OSA. Pater Beurden untuk pertama kali nya mempermandikan umat di wilayah ini pada tanggal 24 Desember 1957.

 Dan untuk selanjutnya pewartaan injil di wilayah ini dilimpahkan kepada para pastor dari Ordo Santo Agustinus (OSA ) 

 Oleh : Mario M Yumte

Senin, 24 Oktober 2016

Benny Giay: Gereja Kingmi Akan Gabung Dewan Gereja-Gereja Pasifik

Saat Dr. Benny Giyai  menyampaikan  Sambutan  Ret-reat Perkawan Kingmi Sinode Di Tanah Papua, di Gedung Graha Emeneme Yaware, Timika  24/10/2016, (Foto: Andy/KM)
Timika, (KM)---  Dalam acara pembukaan Ret-reat Repartemen Pelayanan Perempuan (DPP), Sinode Gereja Kemah Injil (Kingmi) Di Tanah Papua, Pendeta Dr. Benni Giyai, selaku ketua Sinode, dalam sambutannya menyatakan, Gereja Kingmi akan bergabung dengan Dewan Gereja-gereja Pasifik, senin (24/10/2016) di Genung  Graha Emene Yaware Timika Indah Papua.

Kata dia, Papua dan dunia sedang bergerak berubah, sudah 54 tahun kita berkarya melayani di Tanah Papua, sekarang kita akan bergabung dengan Dewan Gereja Papua Niguni,  menurutnya, pada 22 oktober 2016 kemarin, Dewan Gereja PNG menerima Kingmi sebagai anggota Gereja  Pasifik.

"Gereja Sedang berubah, semua suku agama sedang berubah dan batas pulau pun sedang berubah, sehingga kami Gereja Kingmi kembali ke akar lagi, dan kita akan bergabung  Di Gereja-gereja Pasifik dan Asia.

"Jadi kita bersyukur, karena Kingmi akan menjadi anggota Dewan Gereja Pasifik dalam  tahun ini dalam bulan November 2016. selama 54 tahun gereja ini mulai bergerak  dari satu honai, sampai saat ini Tuhan memimpin kita, "tutur Benni.

Beni juga, tegaskan kami sudah menjalani 54 tahun, berarti kita sudah dewasa dan mandiri, sehingga kita layak menjadi anggota Dewan Gereja pasifik, untuk mewujudkan berubah menjadi kuat baik secara Rohani maupun jasmani.

"Gereja yang awal masuk di Tanah Papua, sementara pemerintah penguasa sedang tidur di Jakarta, sedangkan PT. Freeport Indonesia pun  masih tidur Amerika, Gereja duluan masuk di Tanah Papua, Gereja perintis pertama di Papua secara rohani dan jasmani,” ungkap Benni.

Dia juga minta melalui pembinaan rohani ini, mama papua mengatur kehidupan kaum perempuan dalam perubahan-perubahan semua bidang di lingkup Kingmi maupun kalangan masyarat umum, karena selama ini  perempuan papua belum tampil  di publik.

“Pada hal perempuan papua punya kaya dengan talenta  yang banyak tersembunyi di mimiki oleh perempuan papua, sehingga melalui kegiatan ini agar  perempuan papua harus tampil seperti laki-laki, mama papua menjadi bintang-banitang di papua untuk bersinar, “harapnya.

Tempat yang sama, saat pengujung acara tersebut,  Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE, kepada wartawan menyatakan untuk  soal keamanan selama kegiatan kami  pastikan aman, kami sudah minta pihak keamanan membantu menjaga kegiatan ini sampai selesai.

Pewarta: Andy Ogobay
 

Ret-Reat Perkawan Gereja Kingmi Sinode Papua di Gelar Timika

Perkawan Gereja Kingmi Mengikuti Ibadah Pembukaan di Gedung Emeneme Yaware Timika Indah, (Foto: Melkisedik Y/KM)
Timika, (KM)---  Retreat Departemen Pemberdayaan Perempuan (DPP)  Gereja Kemah Injil (Kingmi)  Se-Tanah Papua, menggelar di Timika pada senin (24/10/2016) di Gedung Graha Emeneme Yaware Timika Indah Papua.

Acara tersebut, secara resmi di buka oleh Bupati Kabupaten Mimika  Eltinus Omaleng, SE, dan Ketua Sinode Kingmi, Dr. Benni Giay  di Gedung Eme Neme Yau Ware Timika Indah, di hadiri ribuan umat Kingmi.

Bupati Kabupaten Mimika, dalam sambutanya mengatakan, perempuan papua ternyata bisa memimpin di negeri nya sendiri sehingga mengadakan kegiatan akbar retreat Departemen perempuan Gereja KINGMI di tanah papua yang luar biasa.

Saat itu juga Pdt Dr Benny Giyai PhD mengatakan perempuan-perempuan  kalian adalah bintang-bintang papua, kami melihat kondisi saat ini papua sedang menuju kepunaan oleh sebab itu melalui kegiatan retreat kita angkat harkat dan martabat sebagai perempuan papua.

Dan retreat seperti ini kami mendakan lima tahun sekali maka mama-mama bintang papua mengikuti kegiaatan akbar ini dengan baik selama satu minggu tanggal 24 s/d 29 oktober 2016 untuk menuju gereja era globalisasi yang berkembang.


Wilem Wandik, bupati Puncak Papua, juga mengatakan Mama-mama Gereja KINGMI papua luar biasa dan kalian hebat, ambil contoh Yesus datang di dunia ini melalui seorang perempuan yaitu Maria maka mama-mama dari 13 koordinator mampu mengadakan kegiatan besar

"Oleh sebab itu, kandungan anda jaga baik dan makan makanan yang sehat  bervitamin, agar melakirkan generasi penerus otak yang cerdas mereka lebih dari kami, "ujarnya.

 Kegiatan tersebut, Pdt Ibu Rut Adii, M.SG, membawa renungan Firman Tuhan sebagai  pembukaan kegiatan reat-reat perkawan. di  bawah sorotan Thema: “ BERUBAH UNTUK MENJADI KUAT “ 

"Maka Perempuan papua mampu berubah dan menyeluaskan pemahaman harkat kemanusiaan perempuan yang sama dan satu dengan laki-laki adalah sarana tangan Tuhan membangun dan membaharui hidup jasmani dan rohani dalam keluarga, lingkungan sekitar kita. "Memperbaiki dan memperbaharuhi hidup perempuan KINGMI papua dan tunduklah kepada suami kita."

Lanjut Rut, Alkitab mencacat bahwa Tuhan membangkitkan sebagai Ibu. Kepimimpinan seorang  Ibu dengan kemuliaan dan keagungan seorang ibu tetapi bukan seorang Bapak seorang Ibu memimpin membesarkan anak-anaknya dengan cinta kasih, kelemah-lembutan, air mata, sukacita bukan dengan kemarahan, ketegasan dan kekerasan dalam rumah tanggah.

"Agar anak-anak generasi penerus di negeri ini menjadi cerdas diatas tanah papua, tegaskan di tenggah-tenggah ribuan perempuan" kegiatan tersebut, akan berlangsung selama 6 hari mulai tanggal 24-29 Oktober 2016.

Pewarta: Melsedik U Yogi